BANGKA TENGAH, Infobabel
Sebanyak tiga pekerja tambang timah ditemukan tewas akibat tertimbun longsoran di kawasan hutan lindung daerah Kuruk, Lubuk Besar, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung.
Pencarian korban sempat terkendala kondisi tanah yang labil.
Kepala Polres Bangka Tengah AKBP I Gede Nyoman Bratasena mengatakan, para korban telah dievakuasi dan diserahkan pada pihak keluarga masing-masing untuk dimakamkan.
“Kami turut berduka cita, kejadian ini masih diselidiki,” kata Bratasena pada awak media, Senin (14/7/2024).
Dia mengingatkan para pekerja tambang lainnya untuk lebih berhati-hati dan memenuhi prosedur yang berlaku.
“Masyarakat agar mengutamakan keselamatan, apalagi pada kegiatan penambangan yang berisiko tinggi,” ujar dia.
Tiga jenazah penambang ditemukan pada waktu yang berbeda pada kedalaman sekitar 12 meter.
Proses evakuasi bermula pada Minggu (13/7/2025) setelah adanya laporan bahwa terjadi longsoran di lokasi kejadian sekitar pukul 12.30 WIB.
Para pekerja yang dibantu alat berat kemudian melakukan pencarian sampai ditemukan jenazah pertama inisial A (40) pada malam harinya.
Upaya pencarian kemudian dilanjutkan pada Senin (14/7/2025) hingga akhirnya ditemukan dua jenazah inisial L (35) dan N (32).
Polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang tali pembatas di tempat tersebut.
Kecelakaan tambang timah rakyat merupakan yang ketiga kalinya terjadi dalam sepekan terakhir.
Sebelumnya satu penambang tewas karena diterkam buaya dan satu penambang lainnya jenis selam di Perairan Penganak, Bangka Barat, tewas karena selang kompresor copot.





