PANGKALPINANG, Infobabel
Pantai Pasir Padi di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung dipadati pengunjung pada momen libur lebaran, Senin (23/3/2026).
Lokasi dekat dari pusat kota serta biaya tiket yang terbilang murah menjadi pertimbangan warga untuk berbondong-bondong mengisi liburan di pantai berpasir putih ini.
Sementara bagi para perantau yang pulang kampung, Pantai Pasir Padi sekaligus menjadi lokasi wisata nostalgia.
“Rutin setiap tahun liburan di Pantai Pasir Padi. Pantainya landai, terutama kalau ombak surut, anak-anak suka main pasir,” kata salah satu pengunjung, Santoso (45) di Pantai Pasir Padi, Senin.
Santoso yang datang menggunakan minibus bersama anggota keluarganya menilai cukup banyak perubahan di kawasan pantai.
“Sekarang sudah ada minimarket dan gedung serbaguna, ini menjadi fasilitas pendukung yang bisa menarik kunjungan,” ujar Santoso.
Para pengunjung mulai berdatangan ke Pantai Pasir Padi sejak pukul 10.00 WIB dan semakin ramai saat menjelang petang.
Sebagian besar pengunjung tampak bersantai di lapak-lapak di bawah pohon rindang yang memang disediakan para pedagang yang berjejer di sepanjang garis pantai.
Pada momen kali ini ombak dalam kondisi surut sehingga bentangan pantai berubah menjadi lebih luas.
Hal demikian membuat pengunjung lebih antusias untuk melaksanakan berbagai aktivitas hiburan maupun berolahraga.
Sementara itu di ujung pantai beberapa kapal motor baru saja bersandar setelah membawa wisatawan mengunjungi pulau-pulau terdekat.
Pengunjung bernama Leo mengaku kunjungan ke Pantai Pasir Padi mengingatkan kenangan lama.
“Dulu waktu kecil sering dibawa ke sini jalan-jalan sama orang tua,” kenang Leo yang kini bekerja di Jakarta.
Pantai Pasir Padi terpaut sekitar 15 menit perjalanan menggunakan minibus dari Bandara Depati Amir.
Tiket masuk masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya yakni Rp 4.000 untuk minibus dan Rp 2.000 bagi kendaraan roda dua.
Pantai ini bersebelahan langsung dengan Pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang sehingga banyak kapal-kapal besar yang terlihat melintas, menambah komplit suasana pantai.
Lokasi kegiatan budaya
Selain sebagai destinasi wisata, Pantai Pasir Padi juga menjadi lokasi kegiatan budaya setiap tahunnya serta menjadi arena latihan maupun lomba motor cross.
Nah bagi kamu yang suka kulineran, ada banyak lapak pedagang hingga restoran yang menyajikan berbagai menu andalan, antara lain ada hidangan khas lempah kuning, otak-otak daun dan ikan tenggiri bakar.
Kabid Destinasi Dinas Pariwisata Pangkalpinang Riharnadi mengatakan, tingkat kunjungan ke Pantai Pasir Padi mulai terpantau signifikan pada hari ke-3 lebaran.
“Diperkirakan sampai saat ini (16.30 WIB) sudah sekitar 3.500 orang yang masuk dan keluar,” kata Riharnadi.
Ia menambahkan bahwa saat ini tiket masuk masih menggunakan tarif lama dan untuk penyesuaian harga ditunda hingga bulan depan.
“Masih ditunda mungkin Insyaallah dilaksanakan bulan depan, bisa awal April atau Mei. Lebih kepada penyesuaian masuk kawasan per orang. Selama ini dikelola sebagai parkir khusus yang dikelola oleh Dishub,” pungkas Riharnadi.





