PANGKALPINANG, Infobabel
Antusias pelajar untuk mengikuti program Kelas Beasiswa PT TIMAH (Persero) Tbk tahun Ajaran 2026/2027 terus bertambah. Sejak dibuka pada 2 Maret 2026, sebanyak 122 siswa telah mendaftar.
Para pendaftar program Kelas Beasiswa PT TIMAH pada SMAN 1 Pemlali berasal dari berbagai daerah, khususnya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau.
Program kelas beasiswa ini merupakan bagian dari inisiatif PT TIMAH dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan yang merata dan berkelanjutan.
Selain memberikan fasilitas pendidikan, program ini juga menekankan pembinaan karakter, kedisiplinan, hingga kepemimpinan melalui sistem pendidikan berasrama atau Pemali Boarding School.
Program yang dimulai sejak tahun 2000 silam ini telah melahirkan ratusan alumni yang saat ini telah berkiprah dalam berbagai bidang. Program ini merupakan salah satu komitmen perusahaan dalam mewujudkan generasi emas 2045.
Banyak manfaat
Salah satu Siswa Kelas Beasiswa PT TIMAH. Naurah Ashira, mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari program ini. Ia merasakan banyak manfaat, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter.
“Saya sangat bersyukur bisa mengikuti program ini. Banyak hal positif yang saya dapatkan, mulai dari motivasi untuk berprestasi hingga membentuk karakter yang jujur dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Menurutnya, lingkungan asrama memberikan pengalaman berharga dalam membentuk kemandirian dan kedisiplinan. Fasilitas yang memadai serta suasana belajar yang kondusif juga menjadi faktor pendukung dalam meningkatkan prestasi.
Hal senada disampaikan Ares Mahesa. Ia menilai program Pemali Boarding School tidak hanya mendukung pengembangan akademik, tetapi juga membuka peluang bagi siswa untuk mengasah kemampuan kepemimpinan.
“Program ini menyediakan banyak fasilitas seperti les bahasa Inggris, pembelajaran tambahan, hingga wadah organisasi yang membantu meningkatkan kemampuan leadership,” katanya.
Ares menambahkan, program ini memberikan dampak besar dalam perubahan karakter, seperti menjadi lebih disiplin, mandiri, dan kreatif. Bahkan, berbagai kebutuhan pendidikan juga difasilitasi, sehingga siswa dapat lebih fokus dalam belajar.
Menurutnya, program ini menjadi kesempatan yang sangat berharga dan sayang untuk dilewatkan, terutama bagi pelajar yang memiliki potensi namun memiliki keterbatasan akses pendidikan.





