Bangka Selatan, Infobabel
Kobaran api terus membesar, asap pekat menyelimuti permukiman, sementara warga berupaya menyelamatkan diri dan harta benda. Di tengah situasi genting kebakaran yang melanda Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (10/10) malam, petugas PT PLN (Persero) bergerak cepat mengamankan jaringan kelistrikan agar tidak menimbulkan bahaya tambahan bagi masyarakat maupun tim penanggulangan kebakaran.
Di tengah panasnya lokasi kebakaran dan kondisi yang terus berubah, petugas PLN menghadapi tantangan yang membutuhkan ketenangan sekaligus ketepatan mengambil keputusan. Jaringan listrik yang berada di sekitar bangunan terbakar harus segera diamankan untuk mengantisipasi risiko kabel putus, kerusakan isolasi, dan potensi tegangan sentuh yang dapat membahayakan keselamatan.
Berbekal perlengkapan keselamatan kerja, petugas melakukan pemeriksaan kondisi jaringan, pengamanan instalasi kelistrikan, serta koordinasi dengan unsur penanganan kebakaran di lapangan. Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan situasi dan prosedur keselamatan ketenagalistrikan.
Upaya pengamanan terus berlangsung hingga larut malam. Tim PLN melakukan pemisahan jaringan pada area terdampak untuk membatasi wilayah pemadaman, sehingga pasokan listrik pada kawasan yang telah dinyatakan aman dapat kembali disalurkan tanpa harus menunggu seluruh infrastruktur terdampak selesai diperbaiki.
Hasilnya, pada Sabtu (10/10) sekitar pukul 23.39 WIB, sebagian pelanggan di wilayah yang tidak terdampak kebakaran telah kembali menikmati pasokan listrik. Sementara itu, satu gardu distribusi dan satu jalur jaringan tegangan rendah tetap diamankan karena berada di kawasan permukiman yang mengalami kerusakan akibat kebakaran.
General Manager PLN UIW Bangka Belitung, Ira Savitri, menegaskan bahwa dalam kondisi darurat, respons cepat harus selalu disertai disiplin keselamatan dan koordinasi yang baik.
“Keselamatan masyarakat dan petugas merupakan prioritas utama kami. Sejak awal kejadian, tim PLN bergerak untuk mengamankan jaringan agar tidak menimbulkan risiko tambahan di tengah proses penanganan kebakaran. Pemulihan dilakukan secara bertahap setelah kondisi jaringan dipastikan aman untuk kembali dioperasikan,” ujar Ira.
Gerak cepat petugas PLN mendapat apresiasi langsung dari Bupati Bangka Selatan, H. Riza Herdavid. Ia menilai kehadiran dan respons petugas PLN sangat membantu masyarakat, terutama dalam memastikan jaringan listrik segera diamankan dan layanan dapat kembali dinikmati setelah situasi memungkinkan.
“Saya mengapresiasi kinerja PLN di wilayah kebakaran. Pasca kebakaran mereka langsung memotong aliran, begitu selesai kebakaran mereka langsung memasang, dan alhamdulillah beberapa jam setelah kebakaran PLN tetap berfungsi dengan baik. Terima kasih rekan-rekan PLN yang sudah gerak cepat, terutama rekan-rekan di lapangan. Semoga kalian sehat dan diberikan keberkahan dalam menjalani tugas,” ungkap Riza.
Penghargaan serupa disampaikan Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Sri Gusjaya, S.H., M.H. Ia mengapresiasi dedikasi dan kepedulian petugas PLN yang hadir membantu masyarakat ketika menghadapi musibah.
“Atas nama masyarakat Bangka Belitung, khususnya masyarakat kita yang terkena musibah, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Terima kasih rekan-rekan PLN, luar biasa. Ternyata bukan hanya jalan yang diterangi, tetapi hati masyarakat juga Anda terangi dengan ikhlas dan baik,” ungkap Didit.
Bagi Didit, kehadiran petugas PLN di tengah musibah menunjukkan bahwa pelayanan kelistrikan memiliki dimensi kemanusiaan yang tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat.
Memasuki Minggu (11/10) pagi, pekerjaan petugas PLN belum berhenti. Tim pelayanan teknik dan pemeliharaan kembali melakukan pemeriksaan jaringan, inventarisasi aset yang mengalami kerusakan, serta penyiapan material untuk mendukung pemulihan kelistrikan secara bertahap.
PLN juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, BPBD, dan unsur terkait guna memastikan keselamatan infrastruktur kelistrikan serta mendukung kebutuhan penerangan di lokasi pengungsian, dapur umum, dan fasilitas penanganan darurat.
Di tengah puing bangunan dan sisa kebakaran, petugas PLN tetap menjalankan tugas untuk memastikan jaringan yang akan dioperasikan kembali berada dalam kondisi aman.







