Bangka Belitung – Kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran di Serdang ditunjukkan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan menyalurkan bantuan bahan bangunan, Minggu (18/10/2026).
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga sekaligus mendukung upaya pemulihan setelah kebakaran yang menghanguskan rumah dan harta benda masyarakat.
Ketua AMPI Babel, Mohammad Belia Murantika, mengatakan penyaluran bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan tanggung jawab sosial organisasi terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
Menurutnya, kepedulian harus diwujudkan melalui tindakan nyata agar masyarakat yang tertimpa musibah tidak merasa berjuang sendirian untuk memulihkan kehidupan mereka.
“Musibah kebakaran yang menimpa saudara-saudara kita di Serdang tentu menjadi keprihatinan bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” ujar Mohammad Belia Murantika.
Wakil Ketua AMPI Babel sekaligus koordinator kegiatan, Muhammad Fahmi, menambahkan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud semangat gotong royong dari keluarga besar AMPI Babel untuk masyarakat yang membutuhkan.
Ia menegaskan, semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial harus diwujudkan melalui aksi nyata, terutama ketika masyarakat menghadapi musibah yang berdampak pada kehidupan mereka.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi warga terdampak. Semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus kita jaga agar masyarakat dapat melewati masa sulit dan kembali menata kehidupan mereka,” kata Fahmi.
Melalui kegiatan bertajuk “Dari AMPI Babel untuk Masyarakat Serdang”, AMPI Babel berharap semakin banyak pihak tergerak untuk membantu warga terdampak kebakaran.
Bagi AMPI Babel, bantuan ini bukan sekadar penyerahan bahan bangunan, melainkan juga bentuk dukungan moral agar warga Serdang tetap memiliki semangat untuk bangkit dan membangun kembali kehidupan mereka pascabencana.





