Dua Pegawai Bank Ditahan Kasus Dana Reklamasi 6,2 Juta Dolar AS

oleh
oleh
BANGKA, Infobabel
Dua wanita inisial MR dan EDE yang merupakan pegawai salah satu bank pelat merah ditahan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung terkait kasus dana reklamasi pascatambang.
Para tersangka langsung digiring ke mobil tahanan setelah menjalani pemeriksaan di bagian Pidana Khusus Kejati Bangka Belitung pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
“Dua tersangka dilakukan penahanan untuk 20 hari pertama dalam kasus dana reklamasi pascatambang PT Kobatin,” kata Aspidsus Kejati Bangka Belitung, Corneles Geeb Paulus Heydemas, Kamis malam.
Corneles menjelaskan, tersangka diketahui bertindak sebagai penyelia customer dan kepala bidang layanan bank pelat merah di Jakarta.
“Diduga menimbulkan kerugian keuangan negara 6,2 juta Dollar AS atau sekitar Rp 111 miliar,” ujar Corneles.
Dana jumbo tersebut dicairkan tersangka berdasarkan penilaian dari seseorang yang bertindak sebagai kurator.
“Seharusnya dana itu tidak boleh dicairkan karena berada di bawah penguasaan Dirjen Minerba untuk kegiatan reklamasi. Dana tersebut juga bukan bagian aset PT Kobatin yang sudah dinyatakan pailit,” jelas Corneles.
Ia menambahkan bahwa pencairan dana yang tidak sesuai aturan menyebabkan kewajiban reklamasi tidak berjalan 100 persen.
“Saat ini hanya tercapai sekitar 52 persen,” ujar Corneles.
Corneles menegaskan bahwa penahanan tersangka dilakukan setelah melewati serangkaian penyelidikan dan menghimpun keterangan lebih dari 20 saksi.
“Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain termasuk pihak kurator sedang dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Corneles.
PT Kobatin yang berdomisili di Bangka Tengah merupakan perusahaan timah swasta yang berhenti operasional sejak 2013.
Perusahaan sempat berganti kepemilikan antara lain dari Australia dan Malaysia.
Kini sebagian besar aset PT Kobatin dan lahan izin usaha penambangan masih terbengkalai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.