Pikap Kepergok Polisi Bawa 837 Liter BBM Subsidi di Lubuk Besar

oleh
oleh

BANGKA TENGAH, Infobabel

Aksi penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Lubuk Besar, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung digagalkan polisi.

Sebanyak tiga tersangka dan satu unit mobil pikap diamankan guna proses hukum lebih lanjut.

Kepala Bidang Humas Polda Bangka Belitung Kombes Agus Sugiyarso mengonfirmasi adanya dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Bio Solar pada Kamis (22/10/2026) di Jalan Raya Lubuk Besar.

“Diamankan di Rutan Polres Bangka Tengah,” kata Agus saat dihubungi, Jumat (23/10/2026).

Agus mengatakan bahwa dalam operasi penangkapan tersebut, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni MS (38), AS (43), dan NK (43).

Ketiganya diduga terlibat dalam pengangkutan dan rencana penjualan kembali BBM bersubsidi tanpa dapat menunjukkan legalitas yang berlaku.

Dari hasil pemeriksaan, polisi mengamankan satu unit mobil Suzuki Carry pikap warna hitam serta BBM dalam puluhan jeriken dengan total 837 liter.

“Pengungkapan ini bermula saat petugas melaksanakan patroli di Jalan Raya Lubuk Besar dan mencurigai sebuah mobil pikap yang melintas dengan muatan mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan puluhan jeriken berisi BBM berbagai jenis termasuk BBM subsidi,” ujar Agus.

BBM bersubsidi tersebut diduga akan dibawa ke wilayah Kecamatan Lubuk Besar untuk dijual kembali. Petugas kemudian melakukan pengembangan dan memeriksa pihak yang diduga memiliki BBM tersebut.
Polisi juga menyelidiki dugaan pembelian BBM berulang di SPBU yang kemudian digunakan untuk kegiatan penambangan di kawasan Lubuk Besar.

“Para terduga pelaku saat ini sudah diamankan dan ditetapkan tersangka untuk selanjutnya dilakukan penahanan di rutan Polres Bangka Tengah,” ucap Agus.

Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mengawasi distribusi BBM bersubsidi agar penyalurannya tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.