PANGKALPINANG, Infobabel
Sebanyak 11 kecamatan di Kepulauan Bangka Belitung belum memiliki markas polisi sektor (Mapolsek) sendiri.
Guna mengawal pelayanan masyarakat, satu polsek ditugaskan membawahi dua kecamatan dan sebagian dengan Polsubsektor.
Kapolda Bangka Belitung Irjen Viktor T Sihombing mengatakan, pembentukan polsek baru akan diusulkan secara bertahap.
“Tahun depan kita harapkan ada penambahan polsek dan ini sudah ada dukungan dari pemda,” kata Viktor saat rilis akhir tahun, Rabu (31/12/2025).
Viktor menjelaskan bahwa idealnya setiap kecamatan memiliki satu mapolsek, namun hal itu belum tercapai karena berbagai pertimbangan.
“Kami mengusulkan dengan kebijakan di Mabes Polri dan mempertimbangkan kondisi keuangan negara juga,” ujar Viktor.
Wilayah yang belum memiliki mapolsek di antaranya Kecamatan Girimaya dan Gabek di Pangkalpinang.
Kemudian Kecamatan Simpang Renggiang dan Kecamatan Damar di Belitung Timur.
Total saat ini Bangka Belitung dinaungi sebanyak tujuh Mapolres dengan 37 Mapolsek dan 9 Polsubsektor.
“Kita sama-sama berdoa agar nanti pembangunan Mapolsek di setiap kecamatan bisa terlaksana,” harap Viktor.
Di sisi lain Viktor mengungkapkan bahwa keberadaan Bhabinkamtibmas yang telah ada pada setiap desa dan kelurahan menjadi ujung tombak kepolisian di tengah masyarakat.
“Ini menjadi harapan kita juga, Bhabinkamtibmas kita sudah ada setiap desa bagaimana memberi kesadaran hukum dan prefentif,” ujar mantan Kadivkum Mabes Polri itu.
Peran kepolisian di tengah masyarakat menjadi penting mengingat adanya kenaikan jumlah kasus kejahatan dari 2.645 kasus menjadi 2.971 kasus pada 2025 atau mengalami peningkatan 12,33 persen.
Dari jumlah kasus kejahatan tersebut, kasus narkoba dan kasus pencurian dengan pemberatan tercatat paling banyak, masing-masing 464 kasus.
Secara spesifik kapolda menyorot kaitan penggunaan narkoba dengan aktivitas penambangan.
“Ada yang merasa menggunakan narkoba untuk menambang, tapi kita lihat juga ada yang menambang untuk beli narkoba,” pungkas Viktor.






