Pangkalpinang, Infobabel
DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membuka ruang dialog yang hangat dan terbuka saat menerima orasi mahasiswa dari Keluarga Mahasiswa Universitas Bangka Belitung. Dalam suasana penuh kebersamaan, Gubernur Hidayat Arsani bersama Pimpinan dan Anggota DPRD Babel menyambut langsung aspirasi generasi muda di Gedung DPRD.
Isu ketenagakerjaan dan pendidikan menjadi sorotan utama. Mulai dari pengawasan upah, perlindungan pekerja informal, kesejahteraan guru, hingga transparansi anggaran dan arah pembangunan ekonomi daerah, semua disampaikan secara kritis namun dialogis.
DPRD Babel menunjukkan komitmen nyata untuk mendengar, memahami, dan menindaklanjuti setiap masukan yang disampaikan.
Kehadiran pimpinan dan anggota dewan, menjadi bukti bahwa suara mahasiswa adalah bagian penting dalam proses pembangunan. Aspirasi bukan sekadar didengar, tapi akan diperjuangkan menjadi kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya mengatakan, gaji guru honorer saat ini minimal sudah Rp 2,9 juta dan ditambah subsidi bagi daerah terpencil Rp 2,4 juta.
“Dan tidak ada lagi biaya SPP untuk tingkat SMA se-Bangka Belitung. Itu SPP dihapus,” ujar Didit di hadapan mahasiswa.
#DPRDBabel #UBB #BEMUBB #HariBuruh2026 #Hardiknas2026






