BANGKA, Infobabel
Sebanyak dua pelaku pencurian buah sawit diamankan warga di wilayah Tempilang, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung.
Para pelaku nyaris jadi korban amuk massa, sampai akhirnya perangkat desa turun tangan menenangkan situasi.
Kasie Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengonfirmasi bahwa para pelaku diduga melakukan pencurian buah kelapa sawit milik warga di Dusun Dam III, Desa Sinar Surya, Kecamatan Tempilang.
“Pelaku masing-masing berinisial M alias Cadut (30) warga Desa Air Lintang dan FSAA (23) warga Desa Penyampak, Kecamatan Tempilang,” kata Yos saat dihubungi, Kamis (28/5/2026).
Yos menjelaskan, peristiwa bermula saat warga memergoki kedua pelaku diduga mencuri buah kelapa sawit milik warga. Ketua BPD Desa Sinar Surya kemudian menghubungi Unit Res-Intel Polsek Tempilang dan Bhabinkamtibmas setempat.
“Atas arahan personel kepolisian, pelaku beserta barang bukti sementara diamankan di Kantor Desa Sinar Surya sambil menunggu kedatangan anggota Polsek Tempilang,” ujar Yos.
Sekitar pukul 16.45 WIB personel Polsek Tempilang tiba di lokasi dan langsung mengamankan kedua pelaku dari kerumunan warga yang sudah ramai berada di kantor desa.
“Dalam situasi yang cukup ramai, ada beberapa warga yang sempat meluapkan emosi dengan melakukan pemukulan secara diam-diam. Namun personel segera mengendalikan situasi dan kedua pelaku dipastikan tidak mengalami luka,” ujar dia.
Selanjutnya kedua pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Tempilang guna menjalani pemeriksaan dan proses penyelidikan lebih lanjut.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa lima tandan buah kelapa sawit, satu unit sepeda motor Yamaha Vega R warna hitam silver, satu buah tojok, dan satu buah ragak atau keranjang angkut sawit.
Iptu Yos menambahkan, saat dilakukan pengecekan lanjutan, personel menemukan adanya barang bukti lain yang sebelumnya disimpan para pelaku di area kebun.
“Anggota kembali melakukan pengecekan ke lokasi dan ditemukan barang bukti lain yang sebelumnya disembunyikan pelaku di area kebun sawit,” katanya.
“Respon cepat anggota di lapangan berhasil mencegah situasi berkembang dan menjaga keamanan tetap terkendali. Saat ini perkara masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut di Polsek Tempilang,” tutupnya.






