BANGKA BELITUNG, Infobabel
Peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 menjadi momentum untuk mengapresiasi seluruh insan PLN di Bangka Belitung yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikiran demi menjaga keandalan listrik serta pelayanan kepada masyarakat.
Di balik setiap lampu yang menyala, terdapat kerja keras petugas lapangan, tim teknis, tenaga pelayanan, pegawai administrasi, hingga seluruh pihak yang berkontribusi menjaga operasional kelistrikan tetap berjalan.
Apresiasi tersebut bukan hanya untuk mereka yang meraih penghargaan, tetapi juga bagi setiap pegawai yang bekerja dengan tulus, meski pengabdiannya tidak selalu terlihat.
“Ketika sebuah lampu menyala, siapa sebenarnya yang berjasa? Apakah mereka yang merencanakan, membangun dan menjaga jaringan, melayani pelanggan, atau memastikan administrasi berjalan dengan baik? Jawabannya adalah kita semua. Karena di balik setiap listrik yang terpasang, ada begitu banyak tangan yang bekerja,” pesan General Manager PT PLN (Persero) UIW Babel, Ibu Ira Savitri yang disampaikan pada Selasa, (27/10/2026),
Setiap peran memiliki arti penting dalam menghadirkan listrik yang andal bagi masyarakat, terutama di wilayah kepulauan Bangka Belitung yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Penghargaan juga diberikan kepada keluarga para pegawai yang senantiasa menjadi sumber dukungan di tengah tuntutan pekerjaan dan pengorbanan waktu bersama.
Selain menjaga integritas dan meningkatkan kemampuan, seluruh insan PLN diajak untuk terus memperkuat kebersamaan, menerima kritik, serta menjadikan setiap tanggung jawab sebagai kesempatan untuk berkembang.
Momentum HLN ke-81 juga menjadi pengingat bahwa perubahan jabatan maupun tempat penugasan tidak seharusnya menghapus persaudaraan yang telah terbangun.
Sebab, keberhasilan bukan semata tentang pencapaian dan penghargaan, melainkan juga tentang ketulusan, kebersamaan, serta kontribusi setiap orang dalam menjalankan pengabdian.
Selamat Hari Listrik Nasional ke-81. Terus jaga integritas, perkuat persaudaraan, dan hadirkan terang bagi negeri. Karena di balik cahaya yang dinikmati masyarakat, ada pengabdian yang terus menyala.







