PANGKALPINANG, Infobabel
Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung menyatakan komitmennya dalam memperkuat fasilitas pelayanan publik guna menyambut perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Fokus utama penguatan ini menyasar pada optimalisasi layanan respons cepat kepolisian.
Kapolda Bangka Belitung, Irjen Pol Viktor T Sihombing, menegaskan bahwa layanan Call Center 110 menjadi garda terdepan dalam menerima aduan masyarakat selama masa mudik dan lebaran.
”Fasilitas informasi pengaduan kita ada di 110. Ini kita perkuat supaya nanti ketika ada laporan dari masyarakat bisa kita terima dan kita tangani dengan cepat,” ujar Viktor saat memberikan keterangan di Mapolda, Senin (9/3/2026).
Strategi Pengamanan Rumah Kosong
Selain memanfaatkan layanan digital, Irjen Pol. Viktor mengimbau masyarakat untuk proaktif melaporkan kondisi lingkungan kepada pihak kepolisian setempat, terutama bagi warga yang hendak meninggalkan rumah dalam keadaan kosong saat mudik.
Menurutnya, laporan dari masyarakat sangat penting agar pihak kepolisian dapat menyusun strategi pengamanan yang efektif, termasuk melakukan pemetaan titik patroli dan sambang warga.
”Kita mengimbau masyarakat kalau meninggalkan rumah, paling tidak diketahui oleh lingkungan sekitar. Kalau mau lapor polisi, kita akan terima. Informasi tersebut akan kami gunakan untuk menyusun strategi patroli sekaligus berkoordinasi dengan pengamanan internal setempat,” jelas Jenderal Bintang Dua tersebut.
Antisipasi Kemacetan dan Laka Lantas
Tak hanya fokus pada keamanan pemukiman, Polda Babel juga menaruh perhatian serius pada kelancaran arus lalu lintas.
Irjen Viktor memastikan personelnya akan disiagakan untuk mengantisipasi potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama periode Lebaran.
Pihak kepolisian akan melakukan pengawasan ketat di sejumlah titik sentral transportasi guna menjamin kenyamanan para pemudik.
”Fokus kita yang jelas berkaitan dengan pengamanan arus mudik dan arus balik. Kami akan memonitor situasi di bandara, pelabuhan, hingga terminal secara intensif,” pungkasnya.






