BELITUNG TIMUR, Infobabel
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung Timur resmi meluncurkan program RUMPIH (Ruang Musyawarah Pemutakhiran Data Pemilih) sebagai upaya memperkuat validitas data pemilih.
Kegiatan perdana ini dilaksanakan pada Rabu (11/2/2026) pagi di Aula Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Belitung Timur.
RUMPIH dirancang sebagai wadah koordinasi dan komunikasi strategis antar-stakeholder untuk memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir, transparan, dan akuntabel. Program kolaboratif ini menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan pemilu yang demokratis di Negeri Laskar Pelangi.
Sinergi Lintas Sektoral
Hadir dalam forum tersebut Ketua KPU Belitung Timur Marwansyah, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Muhammad Tahir, serta Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM Asrikah. Pertemuan ini juga dihadiri oleh Komisioner Bawaslu Kabupaten Belitung Timur Ihsan Jaya dan Plt Kepala Dinas Dukcapil Beltim Jodi Wiranugraha.
Dalam Edisi I ini, pembahasan difokuskan pada penguatan sinkronisasi data kependudukan, mekanisme pemadanan data, serta strategi meminimalisir potensi data ganda maupun data yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
“Data pemilih adalah jantung demokrasi. Melalui RUMPIH, kita ingin memastikan setiap warga yang memenuhi syarat benar-benar terdaftar. Sinergi dengan Dukcapil dan pengawasan Bawaslu adalah kunci agar data kita terpercaya,” tegas Ketua KPU Beltim, Marwansyah.
Kolaborasi Berkelanjutan
Senada dengan hal tersebut, Muhammad Tahir menjelaskan bahwa pemutakhiran data bukanlah kerja sekali jalan, melainkan proses berkelanjutan. Ia mengapresiasi peran Disdukcapil dalam menyediakan basis data kependudukan yang menjadi rujukan utama KPU.
Jodi Wiranugraha, menyatakan komitmen penuh instansinya. “Kami siap mendukung penuh melalui pembaruan data perekaman KTP-el, perubahan status, hingga data kepindahan penduduk agar penyusunan daftar pemilih semakin akurat,” ujarnya.
Fokus pada Pemilih Pemula: Program Go to School
Selain aspek teknis administratif, KPU Beltim juga menyoroti partisipasi pemilih muda. Asrikah dari Divisi Sosdiklih Parmas menekankan pentingnya edukasi bagi pemilih pemula agar mereka segera melakukan perekaman KTP-el.
Sebagai langkah konkret dari pertemuan RUMPIH ini, disepakati sejumlah poin penting yaitu :
* Program Kolaboratif Go to School: Pelaksanaan talk show mengenai urgensi pemilih pemula di sekolah-sekolah.
* Pelayanan Jemput Bola: Melaksanakan perekaman KTP-el secara langsung bagi siswa di sekolah untuk mempercepat validasi data.
Melalui program RUMPIH dan tindak lanjut nyata di lapangan, KPU Belitung Timur optimistis mampu membangun kesadaran demokrasi sejak dini sekaligus menjamin kualitas daftar pemilih yang dapat dipertanggungjawabkan bagi masa depan demokrasi di Belitung Timur.








