BANGKA, Infobabel
Seorang remaja inisial MRA alias Rendi (18) yang pernah menjalani hukuman pidana kembali diringkus polisi di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.
MRA kini ditahan terkait kasus pencurian sepada motor jenis Honda Scoopy di Kampung Dul, Bangka Tengah.
“Ditreskrimum Polda Bangka Belitung menangkap seorang remaja berinisial MRA, warga Pangkalpinang yang ternyata juga seorang residivis,” kata Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Fauzan Sukmawansyah saat dihubungi, Kamis (8/1/2026).
Fauzan menjelaskan, pelaku merupakan residivis kasus pencurian pada 2024 dan 2025. Ia ditangkap pada 5 Januari 2026 sekitar pukul 17.58 WIB di Terminal Girimaya Kelurahan Bukit Besar Kecamatan Girimaya, Pangkalpinang.
“Setelah melakukan rangkaian penyelidikan, petugas mengamankan MRA. Hasil interogasi, pelaku mengakui bahwa benar telah melakukan pencurian satu unit sepeda motor di Kelurahan Dul,” ujar Fauzan.
Selain melakukan pencurian di Kelurahan Dul Bangka Tengah, pelaku juga mengakui telah melakukan pencurian satu unit sepeda motor di daerah lain yang telah dijual kembali oleh pelaku.
Modus pelaku, lanjut Fauzan, melakukan pencurian dan menjual hasil curiannya melalui platform jual beli Facebook dengan harga Rp 4 juta hingga Rp 6 juta.
Fauzan juga menambahkan, penjualan hasil curian tersebut kemudian digunakan pelaku untuk bermain game online dan kebutuhan sehari-hari.
“Barang curian ini dijual oleh pelaku di platform jual beli. Setelah ada pembelinya, dilakukan pertemuan dan transaksi jual beli,” ungkap Fauzan.
“Untuk uang penjualan hasil curiannya ini, menurut pengakuan pelaku digunakan untuk top up game online dan sisanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.
Usai diamankan, pelaku MRA alias Rendi berikut barang bukti langsung digiring ke Mapolresta Pangkalpinang guna proses penyidikan lebih panjut.
“Kasus ini sekarang sudah ditangani oleh ke penyidik Polresta Pangkalpinang. Tentunya dengan adanya kejadian ini, kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati terutama menjaga barang berharga pada saat ditinggalkan,” pungkasnya.







