BANGKA, Infobabel
Satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, ludes terbakar saat berada di garasi parkiran, Minggu (12/7/2026).
Penyebab pasti kebakaran masih diselidiki, sementara nilai kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, mengonfirmasi bahwa mobil damkar terbakar saat terparkir di garasi Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bangka Barat sekitar pukul 08.00 WIB.
“Kebakaran diketahui saat petugas piket Satpol PP dan Damkar tiba di kantor dan melihat asap serta kobaran api dari dalam kabin mobil merek Hino bernomor polisi BN 9006 RZ yang sedang terparkir,” kata Pradana pada awak media, Minggu.
Pradana menjelaskan, kobaran api pada mobil berhasil dijinakkan petugas menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan air sehingga tidak merambah ke lokasi lain.
Selanjutnya mobil pemadam kebakaran milik PT Timah tiba di lokasi dan melakukan proses pendinginan (cooling down) untuk memastikan tidak ada lagi titik api.
“Berdasarkan keterangan awal, kendaraan tersebut sebelumnya dilaporkan kerap mengalami gangguan pada sistem kelistrikan dan terakhir digunakan pada Jumat (10/7/2026). Saat itu kendaraan juga mengalami kerusakan pada sistem PTO sebelum dilakukan perbaikan secara mandiri,” jelas Pradana.
Dalam olah TKP, Unit Identifikasi Satreskrim Polres Bangka Barat mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit handy talky yang terbakar, satu unit lampu strobo yang terbakar, satu set kabel yang hangus terbakar, serta sisa material arang dari dalam kabin kendaraan.
“Hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polres Bangka Barat akan melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut,” ujar Pradana.
Ia memastikan bahwa personel Polres Bangka Barat bergerak cepat mendatangi lokasi setelah menerima laporan kejadian.
“Anggota langsung melakukan pengamanan lokasi dengan memasang garis polisi untuk menjaga status quo tempat kejadian perkara. Selanjutnya Unit Identifikasi Satreskrim Polres Bangka Barat melakukan olah TKP guna mengetahui penyebab pasti kebakaran,” ucap Pradana.







