Pecahkan Rekor 13 Detik, Rimba Langit Tumbangkan Dominasi Sawahlunto di Kejurprov Panjat Tebing Sumbar 2026

oleh
oleh

Sumbar – Peta kekuatan panjat tebing Sumatra Barat resmi bergeser. Atlet muda asal Kabupaten Dharmasraya, Rimba Langit Pembawa Berkah, sukses mencetak rekor baru sekaligus menumbangkan dominasi tuan rumah pada Kejurprov Panjat Tebing Sirkuit 1 Sumatra Barat yang berlangsung di Kota Sawahlunto, 11–13 September 2026.

 

 

Siswa kelas 3 SMPN Unggul Dharmasraya yang membela klub Padang Climber Dharmasraya ini berhasil menembus dinding setinggi 18 meter dengan catatan waktu terbaik 13 detik. Raihan tersebut mengantarkan Rimba meraih medali emas di nomor Speed Putra U15, mematahkan rekor atlet Sawahlunto yang selama ini dikenal sebagai juara bertahan.

 

 

Tak hanya emas di nomor Speed, Rimba juga menyumbangkan medali perak di nomor Lead Putra U15. Hasil ini menunjukkan peningkatan pesat dibanding ajang O2SN Sumbar pada Juli lalu, di mana ia hanya menduduki posisi ketiga di nomor Speed dan posisi kedua di nomor Lead. Lonjakan prestasi ini merupakan buah dari pemusatan latihan selama dua bulan di Kota Padang.

 

“Prestasi yang diraih Rimba tak lepas dari dukungan banyak pihak. Dukungan sekolah, fleksibilitas belajar, serta gemblengan dari pembina klub sangat menentukan perkembangan atlet muda kita,” ujar sang pelatih, Mardi Rosa Tanjung.

 

 

Alumni SDIT Andalas Cendekia tersebut turut menyampaikan apresiasinya kepada pihak sekolah yang memberikannya izin menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama fokus berlatih.

 

 

Secara keseluruhan, klub Padang Climber Dharmasraya memboyong 5 medali pada ajang yang memperebutkan 24 medali ini. Dua medali perunggu lainnya disumbangkan oleh Cahaya Samudra Penyejuk Jiwa (SDIT Andalas Cendekia) dan Muhammad Hamka Erdogan (SDN 19 Pulau Punjung) pada nomor Lead U11.

 

 

Pembina klub Padang Climber Dharmasraya yang juga menjabat sebagai Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo, S.I.K., M.A.P., mengingatkan para atlet agar tetap rendah hati dan menjaga keseimbangan antara olahraga dan pendidikan.

 

“Jangan cepat sombong dan lupa diri. Berlatihlah dengan fokus dan penuh semangat, tetapi pelajaran sekolah jangan sampai ditinggalkan meskipun belajar secara daring. Sekolah tetap prioritas utama,” tegas Kartyana.

 

 

Usai laga ini, Rimba Langit bersiap menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar pada Oktober 2026 mendatang. Namun, pada ajang tersebut Rimba akan tampil memperkuat kontingen Kabupaten Kepulauan Mentawai, yang diprediksi akan memperbesar peluang raihan medali emas bagi daerah destinasi wisata bahari tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.