BANGKA, Infobabel
Ratusan baterai dan aki tower pemancar seluler di Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, menjadi sasaran pencurian, menyebakan layanan komunikasi terganggu.
Pelaku pencurian inisial DS (40), warga Kelapa, diamankan polisi setelah menjalankan aksinya di sejumlah lokasi.
Kasie Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, baterai dan aki tower yang dicuri merupakan milik Telkomsel dengan merk MaxLife kapasitas 100 Ah.
“Pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyelidikan intensif unit Reskrim Polsek Kelapa, berdasarkan keluhan masyarakat terkait gangguan jaringan dan lemahnya sinyal telekomunikasi,” kata Yos pada awak media, Kamis (15/1/2026).
Yos menjelaskan, aksi pencurian terjadi sejak dua bulan terakhir dengan jumlah kehilangan mencapai 122 unit yang berlokasi di Kecamatan Kelapa, Tempilang, Mentok, dan Parit Tiga.
“Pelaku DS diamankan pada 12 Januari 2026 sekitar pukul 05.30 WIB. Dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui melakukan aksi pencurian baterai aki tower secara berulang di beberapa lokasi berbeda,” kata Yos.
Selain mengamankan pelaku utama, polisi juga mengungkap adanya penadah yang membeli aki hasil curian tersebut. Aki-aki tersebut kemudian dijual kembali dan dikirim ke luar daerah melalui jalur ekspedisi laut.
“Dari hasil pengembangan, kami juga mengamankan barang bukti serta mengungkap peran penadah. Saat ini penyidikan masih terus berjalan untuk melengkapi berkas perkara,” ujar Yos.
Akibat perbuatan tersebut, total kerugian yang ditimbulkan diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta. Polisi turut mengamankan 8 unit baterai aki tower Telkomsel sebagai barang bukti dalam perkara ini.
Polres Bangka Barat saat ini tengah melakukan pemeriksaan saksi-saksi, pemeriksaan terhadap pelaku, penyitaan barang bukti, serta koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) guna proses hukum lebih lanjut.
“Kami mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan, khususnya yang berkaitan dengan fasilitas umum dan jaringan telekomunikasi,” ucap Yos Sudarso.








