BANGKA, Infobabel
Bagi kamu yang ingin mengisi libur long weekend kali ini, berkunjung ke Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung bisa menjadi pilihan yang tepat.
Berbagai usaha ekonomi kreatif termasuk subsektor kuliner khas Bangka akan ditampilkan dalam bazar di Lapangan Merdeka Pangkalpinang, 15 – 17 Mei 2026.
Salah satu produk unggulan yaitu otak-otak yang akan menggunakan dua stand utama, melibatkan 10 owner yang berkecimpung dalam usaha makanan berbahan ikan tersebut.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Pangkalpinang, Susi Erawati mengatakan, otak-otak menjadi produk unggulan karena Kota Pangkalpinang sudah ditetapkan sebagai kota kreatif Indonesia sejak 2023 dengan menonjolkan subsektor kuliner.
“Dari 17 subsektor ekonomi kreatif, Pangkalpinang ditetapkan pada subsektor kuliner dengan otak-otak sebagai makanan khasnya,” ujar Susi kepada Kompas.com, Kamis (14/5/2026).
Varian otak-otak yang disajikan beragam mulai dari otak-otak daun, otak-otak rebus hingga bakar yang bahan bakunya selain dari ikan juga menggunakan cumi atau udang.
Sementara berbagai makanan ringan seperti getas dan kericu yang juga menggunakan bahan baku dari laut, telah dikemas menjadi lebih praktis untuk dibawa pulang.
Susi menjelaskan, para pengunjung bisa menikmati berbagai sajian kuliner sembari menikmati hiburan musik bernuansa tradisional hingga modern.
Proses transaksi pun sudah berbasis digital sehingga memudahkan para pengunjung untuk berbelanja.
“Kita memang sudah diwajibkan pakai QRIS untuk mempermudah transaksi dan mencegah inflasi,” ujar Susi.
Kegiatan bertajuk Festival Semarak Ekraf Pangkalpinang ini telah dilaksanakan rutin sejak dua tahun terakhir dan diprediksi menarik ribuan pengunjung dari Bangka Belitung maupun luar provinsi.
Selain sektor kuliner, pengunjung juga bisa melihat desain komunikasi visual berupa komik digital dan robotic competition.
Kegiatan festival dipusatkan di Lapangan Merdeka Pangkalpinang karena lokasinya yang strategis, sekitar 20 menit menggunakan minibus dari Bandara Depati Amir.
Selain itu, panitia juga melibatkan sejumlah kampus untuk menampilkan kegiatan seni budaya, seperti teater Batin Tikal yang merupakan tokoh epik Bangka dalam perjuangan melawan penjajah.
“Manfaatkan liburan panjang atau long weekend ini untuk hadir dan berbelanja di Festival Semarak Ekraf Pangkalpinang,” ajak Susi.
Ia mengimbau para pengunjung untuk selalu menjaga ketertiban serta kebersihan mengingat padatnya lokasi terutama saat sore hingga malam hari.








