BANGKA, Infobabel
Inspeksi mendadak (Sidak) digelar Bidang Propam Polda Bangka Belitung terhadap seluruh personel Polres Bangka Barat termasuk Kapolres AKBP Helen Simanjuntak serta para pejabat utama, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktiblin) terhadap personel polres tersebut meliputi tes urine, kelengkapan administrasi, sikap tampang, senjata api hingga telepon genggam.
Kaurbinplin Provos Bid Propam Polda Kepulauan Bangka Belitung Iptu Minarno mengatakan, Gaktiblin merupakan kegiatan rutin untuk mengecek kedisiplinan anggota Polri.
“Yang kami periksa meliputi sikap tampang, kelengkapan identitas pribadi seperti KTP, KTA, kartu senpi, SIM dan STNK. Kemudian dilanjutkan tes urine dan pemeriksaan handphone,” kata Iptu Minarno di Mapolres Bangka Barat, Jumat.
Dia menegaskan bahwa pemeriksaan menjadi bagian dari upaya mencegah personel terlibat penyalahgunaan narkoba maupun judi online.
“Jika ditemukan pelanggaran berat, personel dapat diproses sesuai ketentuan kode etik Polri,” ujar Minarno.
Dalam inspeksi tersebut, satu per satu perlengkapan personel termasuk kapolres diperiksa di hadapan Propam.
Kemudian dilanjutkan tes urine guna memastikan tidak ada yang terlibat narkoba atau penggunaan zat terlarang.
Setelah pemeriksaan dilakukan, tidak ditemukan adanya pelanggaran berat atau penggunaan narkoba.
Propam hanya menemukan sejumlah pelanggaran disiplin ringan. Di antaranya pakaian tidak sesuai standar, rambut panjang hingga dokumen surat yang belum lengkap.
Mereka yang terkena pelanggaran ringan langsung diberikan teguran lisan dan disuruh push up di lokasi.
Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan bahwa polres mendukung penuh pengawasan yang dilakukan Bid Propam Polda Babel.
“Ini menjadi pengingat bagi seluruh anggota agar lebih disiplin dalam melaksanakan tugas dan menjaga nama baik institusi Polri. Pengawasan seperti ini akan terus kami dukung sebagai bagian dari upaya mewujudkan personel yang profesional, disiplin dan bertanggung jawab,” ujar Yos.
Menurutnya, setiap temuan dalam pemeriksaan akan menjadi bahan evaluasi dan pembinaan bagi personel.
Disiplin anggota Polri kini menjadi perhatian utama demi memastikan kinerja yang optimal dan presisi.
Bagi yang melakukan pelanggaran, hukuman berjenjang hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) menanti tanpa pengecualian.






