MENTOK, Infobabel
Dalam upaya mendorong roda ekonomi lokal selama bulan suci, PT TIMAH (Persero) Tbk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menggelar Bazar Ramadhan di Mentok. Kegiatan yang dipusatkan di eks Lapangan Golf PT Timah ini menjadi wadah bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk unggulan mereka, mulai dari aneka takjil hingga kebutuhan berbuka puasa.
Kehadiran bazar ini tidak sekadar menjadi pusat perbelanjaan musiman bagi warga, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan strategis agar UMKM lokal tetap produktif.
Guna meningkatkan daya tarik pengunjung, PT Timah turut memberikan dukungan berupa penyediaan lokasi serta berbagai hadiah menarik (doorprize) bagi pembeli yang beruntung.
Dukungan Penuh Pemerintah Daerah
Bupati Bangka Barat, Markus, hadir langsung meninjau lokasi untuk memberikan dukungan moral kepada para pedagang. Sembari menyapa warga, ia menyempatkan diri berkeliling dari stan ke stan untuk membeli aneka produk lokal.
Menurutnya, kolaborasi ini adalah momentum penting untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan di Kota Mentok.
“Harapan kita, Bazar Ramadhan tahun ini menjadi sarana bagi UMKM Bangka Barat untuk menjajakan produknya. Artinya, UMKM kita semakin hidup dan berkembang berkat fasilitasi pemerintah daerah yang bekerja sama dengan PT Timah,” ujar Markus di sela-sela kunjungannya.
Ia juga memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang memanfaatkan fasilitas ini untuk memenuhi kebutuhan Ramadhan mereka secara efisien.
Baca juga : Wujudkan Kepedulian di Bulan Suci, PT TIMAH Tbk Santuni Ratusan Anak Yatim di Pemali
Kolaborasi Strategis dan Stimulus Pengunjung
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (DKUP) Bangka Barat, Miwani, menjelaskan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan PT Timah dan beberapa perusahaan lain untuk mendukung keberlangsungan UMKM.
“PT Timah memberikan dukungan yang sangat konkret, mulai dari penyediaan lahan strategis, bantuan sembako bagi pelaku usaha, hingga paket doorprize berupa minyak goreng dan gandum. Hal ini terbukti efektif menarik minat masyarakat untuk berbelanja di sini,” jelas Miwani.
Miwani berharap pola kemitraan seperti ini tidak berhenti pada momen Ramadhan saja, namun dapat berlanjut pada acara-acara ekonomi daerah di masa mendatang.
Dampak Positif bagi Pelaku Usaha
Manfaat dari program stimulus ini dirasakan langsung oleh para pedagang. Vina, salah satu pelaku UMKM dari kelompok “Dapok Kite”, mengakui adanya peningkatan signifikan pada jumlah pembeli dibandingkan hari-hari sebelumnya.
“Hari ini pembeli lumayan ramai. Kemarin sempat agak sepi, tapi dengan adanya sistem kupon doorprize dari PT Timah, pengunjung jadi lebih tertarik untuk berbelanja. Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini karena sangat membantu menarik minat konsumen,” ungkap Vina.
Bazar Ramadhan ini diharapkan menjadi motor penggerak stabilitas ekonomi lokal sekaligus mempererat hubungan antara sektor industri, pemerintah, dan masyarakat di wilayah Bangka Barat.







