Soal Pinjaman Pemprov, Fraksi PDIP DPRD Babel Soroti Kemampuan Bayar

oleh
oleh

BANGKA, Infobabel

Pemprov Kepulauan Bangka Belitung berencana mengajukan pinjaman Rp 293 miliar untuk membiayai pembangunan rumah sakit khusus jantung dan stroke.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bangka Belitung, Mehoa mengatakan, rencana pinjaman akan dibahas secara detail di tingkat Badan Anggaran maupun lintas fraksi.

“Secara regulasi ini memang kewenangan gubernur dan sudah ada dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” kata Mehoa saat dihubungi, Senin (3/8/2026).

Mehoa mengatakan, Fraksi PDI Perjuangan akan menyampaikan penekanan pada kemampuan pembayaran atau cicilan pemerintah, termasuk besaran bunga yang harus ditanggung.

“Bentuknya ini tahun jamak atau multi years contract. Bisa dua tiga tahun atau menyesuaikan masa jabatan kepala daerah,” ujar Mehoa.

Anggaran pembangunan rumah sakit senilai Rp 293 miliar mencakup pembangunan fisik yang dilakukan bertahap.

“Selanjutnya harus disiapkan secara matang biaya peralatan dan sumberdaya manusianya, seperti dokter spesialis yang harus singkron dengan keuangan daerah,” jelas Mehoa.

Anggota dewan daerah pemilihan Bangka Tengah ini menilai bahwa rencana pembangunan rumah sakit jantung dan stroke sudah sesuai dengan kondisi geografis daerah kepulauan.

Penanganan pasien diharapkan bisa lebih cepat dan efisien seiring potensi meningkatnya kasus jantung dan stroke kemudian hari.

“Tujuan utama dalam pelayanan medis ini yang kita kawal bersama,” ujar Mehoa.

Mehoa mengungkapkan bahwa kemampuan bayar pemda akan sangat berpengaruh pada dana bagi hasil tambang timah yang akan dibayarkan pemerintah pusat.

“Kita punya sumber dari royalti timah yang jika diterima tentu akan membantu pelunasan pinjaman daerah ini,” ucap Mehoa.

Di sisi lain Mehoa berjanji menyampaikan kritik dan saran masyarakat.

“Memang masyarakat sebagai kontrol pembangunan, ada bertanya mengapa harus membangun baru, tidak mengembangkan yang sudah ada. Ini akan kami sampaikan dalam pembahasan nanti,” ucap Mehoa.

Sebagaimana diketahui, usulan pinjaman daerah telah disampaikan Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani ke DPRD pada pekan lalu.

Pinjaman akan diajukan pada Bank SumselBabel selaku bank yang memiliki penyertaan modal dari pemerintah daerah.

Rumah sakit khusus jantung dan stroke akan dibangun di Kota Pangkalpinang, terpaut puluhan kilometer dari RSUD Soekarno milik pemerintah provinsi di Air Anyir, Bangka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.