DPRD Babel Bahas Polemik Seleksi KPID Dalam Rapat Banmus

oleh
oleh

Bangka, Infobabel

DPRD Kepulauan Bangka Beltung membahas polemik seleksi KPID Bangka Belitung periode 2025-2028 dalam rapat Badan Musyawarah.

Rapat di Banmus akan mengundang Biro Hukum Pemerintah Provinsi Bangka Belitung dan Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Bangka Belitung.

Diketahui sebelumnya Komisi 1 DPRD Babel telah menetapkan tujuh calon yang telah lulus sebagai anggota KPID Bangka Belitung periode 2025-2028 tanggal 29 November 2025 lalu.

Awalnya Panitia Seleksi menyampaikan hasil 36 orang ke DPRD Provinsi Bangka Belitung, dan ditindaklanjuti dengan mengumumkan sesuai peraturan sebanyak 21 orang.

Namun karena ada protes hingga pelaporan proses seleksi ke Ombudsman Bangka Belitung sehingga DPRD Babel akan melakukan rapat kembali.

“Apa yang disampaikan komisi 1 harus dibawa ke Banmus dulu, biarkan Banmus yang menentukan karena jika sesuatu hal melanggar aturan ini akan berdampak kepada anggaran. Artinya nanti jika melanggar aturan ini akan berdampak kepada KPID yang dilantik 2025-2028, dikhawatirkan jari temuan karena menurut Ombudsman ini cacat hukum,” ujar Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Didit Srigusjaya.

Diketahui bagian hukum Sekretariat DPRD Provinsi Bangka Belitung juga menyampaikan telaah hukumnya, berkaitan dengan proses seleksi KPID.

Beberapa poin yang ditelaah yakni Komisi I DPRD Provinsi Bangka Belitung mengumumkan peserta seleksi yang lolos seleksi administrasi dan uji kelayakan awal sebanyak 21 orang, kemudian mengubahnya menjadi 36 orang.

“Perubahan jumlah peserta seleksi tanpa dasar hukum tertulis bertentangan dengan asas kepastian hukum, sebagaimana diatur dalam Pasal 10 ayat 3 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang administrasi Pemerintahan,” tuturnya.

“Saya harus mengambil sikap tegas, artinya hasil telaah komisi 1 kita hargai akan tetapi telaah hukum dari bagian hukum DPRD juga harus diihargai. Jadi untuk sementara kami belum bisa meneruskan surat rekomendasi Komisi 1, kepada Gubernur karena harus melalui Banmus,” ucapnya.

 

Tim Patroli Nataru Temukan Jalan Amblas di Bangka Barat

BANGKA, Infobabel

Tim patroli siaga natal dan tahun baru menemukan jalan amblas yang dikhawatirkan mengancam keselamatan pengendara di kawasan Simpang Teritip, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (21/12/2025) sore.

Diduga jalan tersebut amblas karena tergerus aliran air saat hujan lebat sepekan terakhir.
Kepala Seksi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, jalan Parit Tiga Jebus yang amblas merupakan jalur lintas utama penghubung Kota Pangkalpinang dengan Kabupaten Bangka Barat.

“Bagian dari Operasi Lilin, polisi tidak hanya fokus pada pengamanan natal dan tahun baru, tetapi juga proaktif dalam mengantisipasi potensi kecelakaan,” kata Yos pada awak media.


Yos menuturkan, tim patroli yang terdiri dari Aiptu Fernanda, Aipda Tomi Alrasid, dan Bripka Bibin Sandi memeriksa lokasi dan menemukan rongga yang cukup besar di bawah jalan.
Petugas kemudian memasang rambu-rambu peringatan di titik yang rawan menggunakan papan triplek.

“Kami mengimbau pengendara untuk hati-hati saat melintas, mengingat kondisi jalan yang mengalami kerusakan,” ujar Yos.

Rambu-rambu darurat yang dibuat sederhara tersebut dipasang seratus meter dari lokasi.
Selama patroli berlangsung, arus lalu lintas di Desa Ibul, Kecamatan Simpang Teritip terpantau lancar tanpa kejadian kecelakaan.
“Senantiasa mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” ujar Yos.

Ia menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama, terlebih di jalur lintas yang memiliki mobilitas tinggi.

“Operasi Lilin adalah operasi kemanusiaan. Kehadiran polisi harus memberikan rasa aman dan menjadi penolong masyarakat, terutama di titik-titik rawan,” tambah Yos.

Selain menggiatkan patroli jalan raya, kepolisian juga membangun posko siaga 24 jam di Pelabuhan Tanjung Kalian yang merupakan pelabuhan penyeberangan yang menghubungkan Bangka dengan Sumatera Selatan.

Sementara itu, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha memimpin langsung pengaman pada empat pos utama yaitu Pos Pelabuhan Tanjung Kalian yang berada di sebelah kantor ASDP serta tiga pos pengamanan di Simpang Ibul, Terminal Kelapa, dan Parittiga.
Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta pola pengamanan berjalan optimal.

Siaga natal dan tahun baru akan berlangsung sampai 2 Januari 2026 dengan melibatkan tim gabungan berbagai instansi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.