Pangkalpinang, Infobabel
DPRD Babel tegas mendorong harga TBS minimal Rp3.000/kg demi menjaga nafas ekonomi petani di tengah lonjakan biaya produksi, terutama pupuk.
Angka Rp3.000/kg bukan sekadar tuntutan, tapi upaya menjaga keseimbangan—agar petani tetap sejahtera, dan industri sawit tetap bergerak. Karena ketika salah satu jatuh, seluruh ekosistem ikut terdampak.
Lewat rapat dengar pendapat, DPRD Babel menegaskan keberpihakan pada rakyat tanpa mengabaikan aturan, sembari mengajak semua duduk bersama, memperkuat pengawasan, dan merumuskan solusi yang adil serta berkelanjutan.
Ketua DPRD Bangka Belitung Didit Srigusjaya mengatakan, DPRD mendorong agar harga jual buah sawit paling rendah Rp 3.000 per kilogram.
“Informasinya sudah ada perusahaan yang menaikan harga sebelum kita rapat. Mudah-mudahan sebelum hari Kamis sudah ada harga yang berpihak pada masyarakat,” ujar Didit.
“Petani sawit bahagia, perusahaan juga tersenyum,” tambah dia.
Didit mengingatkan, evaluasi izin perusahaan bisa dilakukan kalau terjadi harga beli yang tidak layak terhadap hasil panen sawit masyarakat.
#DPRDBabel #PetaniSawit #HargaTBS #BangkaBelitung #DiditSrigusjaya







