Bangka, Infobabel
DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan konektivitas Bangka–Belitung tetap terjaga meski operasional Pelabuhan Sadai dihentikan sementara akibat kerusakan berat pada dermaga.
Melalui audiensi bersama perwakilan sopir lintas Bangka–Belitung, Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya menegaskan bahwa layanan penyeberangan akan dialihkan sementara ke Pelabuhan Pangkal Balam dan ditargetkan mulai beroperasi paling lambat awal Agustus 2026.
DPRD Babel terus mendorong pemerintah dan PT ASDP Indonesia Ferry agar percepatan operasional segera dilakukan, karena jalur penyeberangan Bangka–Belitung bukan hanya sarana transportasi, tetapi juga urat nadi distribusi logistik dan roda perekonomian masyarakat.
“Karena ada kerusakan maka dialihkan ke Pangkalbalam. Selambatnya Agustus sudah kembali normal lagi,” ujar Didit.
Didit mengatakan, perbaikan total pelabuhan Sadai membutuhkan biaya hingga Rp 80 miliar.
#DPRDBabel #PangkalBalam #BangkaBelitung #ASDP #PelabuhanSadai







