Bangka, Infobabel
Aliansi Umat Islam Bangka Belitung menemui Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, Selasa (27/10/2026), untuk mengadukan persoalan antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU yang terjadi dalam waktu cukup lama.
Aliansi yang terdiri dari para ulama dan tokoh umat tersebut menilai antrean BBM di hampir seluruh wilayah Bangka Belitung semakin menyulitkan masyarakat. Mereka meminta pemerintah daerah membantu menyelesaikan persoalan tersebut.
Selain antrean panjang, aliansi juga menyoroti harga eceran Pertalite yang mencapai Rp14.000 hingga Rp15.000 per liter di Pangkalpinang. Bahkan, di Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, harga Pertalite eceran dilaporkan mencapai Rp17.000 per liter.
Didit mengatakan, antrean di SPBU merupakan kejadian berulang yang perlu segera ditangani pihak Pertamina.
“Hari ini kita menerima aspirasi para ulama bahwa antrean di SPBU telah menyita waktu sehari-hari. Kami sampaikan ini ke Pertamina untuk ditindaklanjuti,” ujar Didit.






