Bangka, Infobabel
Seorang pria berusia 35 tahun berinisial BI alias Beben diringkus oleh Tim Jatanras Polda Bangka Belitung terkait kasus pencurian dengan pemberatan (curat).
Warga asal Kelurahan Jerambah Gantung Pangkalpinang ditangkap setelah melancarkan aksinya di dua TKP di Kabupaten Bangka.
“Ditangkap di kediamannya di Kelurahan Jerambah Gantung Pangkalpinang pada 4 Mei 2025 sekitar pukul 22.30 WIB,” kata Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Fauzan Sukmawansyah di Mapolda, Kamis (8/5/2025).
Fauzan menjelaskan, penangkapan pelaku bermula dari penyelidikan laporan masyarakat terkait kejadian curat di Desa Riau, Kabupaten Bangka yang terjadi pada Januari 2025.
Pelaku diketahui merusak pintu belakang sebuah konter ponsel dan mencuri 5 unit ponsel, berbagai rokok serta uang tunai Rp 300.000.
Total kerugian yang dialami pemilik konter mencapai Rp 5 juta.
“Di TKP pertama ini, aksi pelaku sempat terekam CCTV konter. Modusnya berkeliling menyusuri perkampungan dengan menggunakan sepeda motornya. Setelah dirasa sepi, pelaku langsung melancarkan aksinya dengan menggunakan alat di sekitar TKP kemudian membobol pintu belakang konter,” jelas Fauzan.
Selanjutnya pelaku juga diketahui melakukan pencurian 1 unit motor yang terparkir diteras sebuah rumah di Desa Deniang Kabupaten Bangka pada Maret lalu.
Aksi pencurian pelaku dilakukan usai memanfaatkan situasi dan melihat kunci kontak motor masih tergantung pada kendaraan yang diparkir di teras rumah korban.
“Setelah mendapatkan keterangan para korban dan bukti rekaman CCTV, pelaku akhirnya berhasil diringkus dirumahnya dan mengamankan beberapa barang bukti dari tangan pelaku,” ungkap Fauzan.
Usai diamankan, pelaku berikut barang bukti langsung digiring ke Mapolda untuk selanjutnya dilimpahkan ke Polres Bangka guna proses penyidikan lebih lanjut.
Dari tangan pelaku, diamankan sejumlah barang bukti diantaranya 11 unit ponsel dan 2 unit sepeda motor.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati. Kami selalu mengingatkan bahwa kejahatan timbul bukan hanya karena adanya niat dari pelaku, tetapi juga karena ada kesempatan,” imbau Kabid Humas.







