BANGKA, Infobabel
Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Pilkada Kepulauan Bangka Belitung belum memerlihatkan saldo yang besar.
Pasangan calon nomor urut satu Erzaldi Rosman-Yuri Kemal tercatat memiliki saldo Rp 1 juta, sedangkan pasangan nomor urut dua Hidayat Arsani-Hellyana tercatat masih nol.
“Karena ini masih awal yang dicatat pada 24 September 2024, paslon baru sebatas memberikan laporan. Nanti tentu akan diupdate lagi,” kata Komisioner KPU Kepulauan Bangka Belitung Hartati saat dihubungi, Jumat (4/10/2024).
Hartati menuturkan, paslon 1 membuka Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK) pada 24 September 2024 dengan saldo Rp 1 juta.
Hal itu tidak masuk periode pembukuan LADK dikarenakan tanggal akhir periode pembukuan pada 23 September 2024.
Semenetara itu paslon 2 membuka RKDK 23 September 2024 tanpa saldo awal.
Sehingga kalau dihitung pada periode LADK, maka saldo kedua paslon nilainya sama-sama nol.
Hartati mengungkapkan, saldo yang masih minim bisa saja terjadi karena belum ada arus kas yang berjalan atau sumbangan dana kampanye yang masuk.
Nantinya pada 24 Oktober 2024, pasangan calon sudah harus melaporkan kembali dana kampanye mereka.
“Tentu nanti akan terlihat perubahannya karena tidak mungkin kampanye tanpa biaya,” jelas Hartati.
Pada pemeriksaan dokumen awal diketahui bahwa masih ada kesalahan dalam pemberkasan.
Untuk itu KPU memberi tenggat waktu perbaikan selama tiga hari sejak laporan disampaikan.
“Sesuai PKPU 14 Tahun 2024, Paslon sudah diberikan kesempatan untuk memperbaiki dokumen selama 3 hari yaitu tanggal 25 sampai 27 September 2024,” ujar Hartati.
Laporan final dana kampanye bakal terlihat lengkap setelah masa akhir yakni 24 November 2024.






