PANGKALPINANG, Infobabel
Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin menyerahkan santunan kepada mustahik yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pangkalpinang. Penyerahan secara simbolis diberikan di Kantor Baznas, Rabu (20/5/2026). Adapun penerima manfaat yg mendapatkan santunan sebanyak 500 orang.
Prof. Saparudin mengatakan, tersalurnya santunan ini tentu berkat sinergi antara pemerintah kota dan Baznas yang memastikan bantuan diterima tepat sasaran, termasuk menyasar pada delapan asnaf yang berhak menerima sesuai syariat islam.
“Kami terus berkomitmen menjaga amanah umat. Zakat sebesar 2,5 persen bagi yang mampu bukan sekadar kewajiban agama, melainkan instrumen gotong royong untuk meringankan beban ekonomi saudara-saudara kita, ” kata Prof. Saparudin.
Ia juga mengapresiasi program-program Baznas yang secara konsisten menyentuh aspek krusial masyarakat, seperti rehabilitasi rumah layak huni hingga bantuan medis.
Ketua Baznas Kota Pangkalpinang, M. Kurnia menyatakan, dalam pengelolaan zakat pihaknya selalu mengutamakan transparansi. Termasuk pada program Infak Sudako di tingkat kelurahan yang berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 1 milyar dan alokasi dana infak pendukung Rp300 juta.
Kurnia menyebut, Infak, dan Sedekah (ZIS) BAZNAS Kota Pangkalpinang tahun 2025 menembus angka Rp2 miliar, yang dihimpun dari partisipasi aktif sekitar 20 ribu pembayar zakat (muzaki).
“Dana yang terhimpun ini kami kembalikan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan,” tutur Kurnia.
Sebanyak 500 mustahik menerima santunan berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp500 ribu, paket beras 5 kilogram, satu dus air mineral, serta 14 bungkus mie instan.
Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zulhadi menambahkan, bahwa akselerasi pengumpulan dana ini tidak lepas dari transparansi dan akuntabilitas sistem yang dibangun bersama pemerintah daerah.
“Baznas akan terus memaksimalkan pendistribusian agar zakat benar-benar menjadi penggerak roda kesejahteraan sosial dan pengentas kemiskinan di Pangkalpinang”. ucapnya.





