BANGKA, Infobabel
Jumlah kunjungan tamu di hotel Bangka Belitung selama September 2025 tercatat mencapai 52.262 orang dengan mayoritas memilih menginap di Pangkalpinang.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bangka Belitung Toto Haryanto Silitonga mengatakan, jumlah kunjungan tamu hotel turun 4,35 persen dibandingkan tahun lalu, sementara secara bulanan naik 1,32 persen.
“Bisa saja perjalanan wisata satu atau dua hari, ada yang nginap dan tidak nginap. Yang kita tangkap ini (data) yang nginap di hotel bintang maupun non bintang,” kata Toto Haryanto saat rilis data BPS, Senin (3/11/2025).
Toto menjelaskan, jumlah tamu hotel di Pangkalpinang tercatat paling dominan atau 19,65 persen, disusul Belitung 15,91 persen.
“Kunjungan wisatawan memang paling banyak ke Pangkalpinang. Mungkin ada yang ke Sungailiat atau Koba, tapi menginapnya di Pangkalpinang. Begitu juga di Belitung menjadi pilihan untuk menginap meskipun ada yang ke Manggar,” ujar Toto.
Kondisi demikian, lanjut Toto, menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah bahwa selain menyiapkan tempat wisata juga perlu hotel-hotel yang menarik minat pengunjung.
“Banyak yang jalan-jalan saja wisata kemudian balik lagi untuk menginap, bukan di lokasi wisatanya,” ungkap Toto.
Dari jumlah kunjungan tamu tersebut, hotel berbintang paling banyak dipilih untuk menginap dengan angka di atas 70 persen dan sisanya menginap di hotel non bintang.
Sementara untuk keterisian kamar rata-rata setiap hotel hanya berkisar 21-33 persen.
“Kota Pangkalpinang sebagai daerah utama ada di angka 32 persen, artinya dari seratus kamar, hanya 32 kamar yang terisi untuk menginap,” jelas Toto.
Ironisnya wilayah Bangka meskipun banyak objek wisata, hunian kamar hotel hanya 21,97 persen.
“Kalau kita lihat secara region, Bangka Belitung provinsi paling bawah tingkat hunian kamar hotel bintangnya. Kalau kita perhatikan Jambi paling tinggi dengan 48,54 persen, artinya dari 100 kamar ada 48 yang terisi,” ungkap Toto.
Tingkat hunian kamar hotel bintang di Bangka Belitung sebesar 26,60 persen, turun 0,18 poin dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 26,78 persen.
Rata-rata lama tamu menginap di Babel September 2025 tercatat 1,49 malam turun 0,06 malam dibandingkan dengan bulan sebelumnya yaitu 1,55 malam.
Adapun Jumlah penumpang datang melalui moda transportasi angkutan udara tercatat 61,05 ribu orang, naik 0,17 persen dibanding bulan sebelumnya.
Rinciannya, jumlah penumpang datang melalui Bandara Depati Amir tercatat 41,80 ribu orang, naik 0,86 persen dibanding bulan sebelumnya, sementara melalui Bandara HAS Hanandjoeddin tercatat 19,25 ribu orang, turun 1,30 persen.






