Truk Bermuatan 8 Ton Bawang Terguling di Bangka Barat

oleh
oleh

BANGKA, Infobabel

Sebuah truk Mitsubishi Canter yang bermuatan 8 ton bawang terguling setelah mengalami kecelakaan tunggal di jalan lintas Desa Air Limau, Kecamatan Mentok, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung.

Warga yang mengetahui kejadian itu, langsung membantu mengangkut karung bawang yang berserakan ke pinggir jalan agar tidak menimbulkan kemacetan.

Kepala Seksi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, truk Mitsubishi Canter dengan nomor polisi BG-8797-YE yang dikemudikan Rio Ananda P (25), asal Palembang, terguling di badan jalan yang menghubungkan Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka Barat.

“Sempat terjadi kemacetan yang kemudian segera diurai petugas di lokasi kejadian. Warga juga membantu menggeser karung-karung bawang yang tumpah ke jalan,” kata Iptu Yos Sudarso seusai kunjungan lokasi, Rabu (11/6/2025).

Yos menjelaskan, truk dari arah Mentok menuju Pangkalpinang terbalik sekitar pukul 15.30 WIB akibat ban depan bagian kanan pecah.
“Mengakibatkan mobil hilang kendali dan terguling ke arah kanan hingga menutup lajur jalan,” ujar Yos.
Selanjutnya polisi lalu lintas yang menerima laporan warga langsung menuju lokasi kejadian. Ketika itu sudah mulai malam, belasan karung bawang sudah dirapikan untuk diangkut dengan mobil pengganti.

“Begitu menerima informasi, anggota Satlantas Polres Bangka Barat segera bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, dan evakuasi kendaraan yang terguling. Hal ini kami lakukan agar tidak mengganggu kelancaran arus kendaraan, mengingat lokasi merupakan jalan provinsi yang cukup ramai,” ucap Yos.

Ia juga menyampaikan bahwa pengemudi tidak mengalami luka dan telah dilakukan penindakan tilang karena kelalaian yang menyebabkan kecelakaan.

“Lakalantas tersebut diperkirakan menyebabkan kerugian materil Rp 5 juta, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menjadi pengingat penting akan keselamatan berkendara dan pentingnya perawatan kendaraan secara berkala,” jelas Yos.
Yos mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang, untuk melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan.

“Agar para pengemudi senantiasa memperhatikan kondisi teknis kendaraan, seperti tekanan angin dan kondisi ban. Jangan memaksakan kendaraan jika dalam kondisi tidak laik jalan, karena ini dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” pungkas dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.